Dewi Tanjung, Pelapor Novel yang Getol Bikin Laporan Polisi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader PDI P Dewi Tanjung (kerudung merah) saat melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan atas tuduhan rekayasa penyiraman air keras ke Polda Metro Jaya, Rabu 6 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Kader PDI P Dewi Tanjung (kerudung merah) saat melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan atas tuduhan rekayasa penyiraman air keras ke Polda Metro Jaya, Rabu 6 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Seseorang bernama Dewi Tanjung melaporkan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan yang dituding merekayasa kasus penyiraman air keras yang terjadi pada sang penyidik itu.

    "Saya akan melaporkan penyidik KPK Novel Baswedan atas dugaan rakayasa kasus penyiraman kasus matanya," ujar Dewi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu 6 November 2019.

    Dewi berpendapat kasus penyiraman air keras Novel Baswedan merupakan rekayasa. Menurut dia, terdapat banyak kejanggalan dalam kasus itu, seperti efek dari air keras yang hanya merusak bagian mata Novel. Menurut dia, dampak dari air keras seharusnya juga merusak hingga bagian pipi.

    Dewi Tanjung dikenal sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR RI dari Daerah Pemilihan V Jawa Barat dalam pemilihan legislatif 2019. Dewi mendapat nomor urut 6. Ia gagal melenggang ke Senayan setelah hanya meraup 7.311 suara.

    Perempuan yang mengaku aktivis 98 itu sebelumnya juga pernah melaporkan beberapa tokoh.

    Dewi pernah melaporkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ke Polda Metro dengan tudingan melakukan percobaan makar pada Mei 2019 lalu.

    Saat itu Dewi menuding pernyataan Amien mengandung percobaan makar. Hal ini terjadi pasca Pilpres 2019, di mana isu kecurangan hasil Pemilu yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sedang bergulir.

    Amien yang sempat mengadakan aksi di depan Kantor Bawaslu kala itu menyerukan agar tidak usah mengajukan gugatan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Ia menyebut akan menggunakan people power untuk menindak dugaan kecurangan dalam Pilpres.

    Bukan sekali, Dewi melaporkan Amien dua kali, setelah laporan pertamanya gagal. Dewi mengatakan, saat itu terdapat kekeliruan dalam laporan bernomor LP2998V2019PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 14 Mei 2019 yang ia buat.

    Dalam laporan tersebut, dirinya mengatakan kejadian yang dilaporkan terjadi pada 1 Maret 2019, padahal seharusnya 31 Maret 2019. Sehingga ia membuat laporan baru dan melaporkan Amien lagi.

    Perempuan kelahiran 15 Januari 1980 itu juga melaporkan Politisi PAN Eggi Sudjana dengan tudingan yang sama. Eggi dilaporkan Dewi karena pidatonya dalam sebuah kesempatan, juga menyinggung soal people power.

    FIKRI ARIGI | ADAM PRIREZA | TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.