Airlangga Tunggu Komitmen Bamsoet Tak Maju Sebagai Caketum Golkar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat menjadi keynote speech Seminar Nasional

    Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat menjadi keynote speech Seminar Nasional "Polemik Menghadirkan Kembali GBHN" yang diselenggarakan Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis Institut Pertanian Bogor, Kamis, 31 Oktober 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyinggung komitmen Bambang Soesatyo terkait pencalonan sebagai ketua umum Partai beringin di musyawarah nasional Desember nanti. Airlangga mengaku memantau manuver Bamsoet yang ingin mencalonkan diri sebagai calon ketua umum.

    "Ya tentu kami lihat karena kan sebelumnya sudah ada komitmen. Jadi kami tunggu komitmen tersebut," kata Airlangga seusai HUT Golkar ke-55 di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu malam, 6 November 2019.

    Kubu Airlangga terus menerus mengingatkan Bamsoet agar tak maju sebagai calon ketua umum Golkar. Komitmen itu disebut terkait dengan posisi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat yang kini dijabat Bamsoet.

    Namun dalam sejumlah kesempatan Bamsoet dan para pendukungnya mengatakan tak pernah ada komitmen semacam itu. Menurut Bamsoet, dia hanya menyatakan akan mendukung pencalonan Airlangga.

    "Saya mendukung Airlangga dan mendukung siapa pun yang maju sebagai ketua umum Partai Golkar dan berkompetisi dengan sehat. Tidak ada aklamasi," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 November 2019.

    Dia mengelak saat ditanya apakah ada komitmen tertulis antara dirinya dan Airlangga sebelumnya. Bamsoet mengklaim, mereka sebelumnya berdamai agar Golkar mendapatkan kursi Ketua MPR.

    "Ada apa ya (komitmen)? Saya maju ketua MPR itu penugasan partai. Ketika itu cooling down untuk tujuan yang lebih besar lagi yaitu mendapatkan posisi ketua MPR atau pimpinan MPR," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.