Johan Budi Tegur Mendagri Tito karena Terlambat Datang Rapat DPR

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dari PDIP Johan Budi Sapto Pribowo menegur Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian lantaran datang terlambat dalam rapat kerja.

    "Lain kali kalau rapat jangan telat," kata Johan Budi sesaat setelah memperkenalkan diri dalam rapat kerja Komisi II dan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 November 2019.

    Rapat kerja ini diagendakan pukul 13.00 WIB. Tito dan rombongan baru memasuki ruangan rapat sekitar pukul 13.30 WIB.

    Tito mengatakan datang terlambat lantaran menghadiri serah terima jabatan dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang baru, Jenderal Idham Azis. "Saya mohon maaf karena datang terlambat," kata mantan Kapolri ini.

    Tito mengatakan, acara sertijab itu merupakan tradisi di internal Kepolisian meski sebelumnya Idham sudah dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Dia menyebut acara itu digelar dari pagi dan baru selesai pada pukul 12.15 WIB tadi.

    Tito berujar ia sudah meminta agar acara sertijab itu dipercepat. Mantan Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya ini pun mengaku langsung tancap gas menuju gedung DPR.

    "Dari sana meskipun pakai pengawalan, enggak pakai rem, Pak, tapi tetap juga telat. Bukan berarti tidak menghormati yang mulia di Komisi dua," kata dia.

    Acara serah terima jabatan dari Tito Karnavian kepada Azis itu digelar di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Kegiatan itu digelar sejak pukul 07.00 WIB tadi pagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.