Menjelang Munas Golkar, Persaingan Airlangga-Bamsoet Mulai Panas

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dalam Sidang Paripurna Pelantikan Pimpinan MPR RI 2019-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dalam Sidang Paripurna Pelantikan Pimpinan MPR RI 2019-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengingatkan Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengenai komitmennya tak maju sebagai calon ketua umum di musyawarah nasional atau Munas Golkar Desember mendatang. Ace mengatakan sebagai pemimpin Bamsoet semestinya berpegang pada komitmen itu.

    "Mengingatkan kembali komitmen itu. Integritas seorang pemimpin dinilai dari konsistensi dan memegang teguh komitmen," kata Ace kepada Tempo, Ahad malam, 3 November 2019.

    Menurut Ace, Bamsoet pernah menyampaikan komitmen itu setidaknya dua kali di hadapan publik. Kader beringin, kata dia, melihat dan mendengar pernyataan Bambang yang menyatakan mendukung Ketua Umum Golkar inkumben Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum di munas mendatang. "Kami yakin Pak Bamsoet akan memegang komitmen seperti yang pernah disampaikan oleh beliau," ujarnya.

    Ace mengaku belum mendengar langsung dari Bambang mengenai keinginannya tetap maju sebagai caketum Golkar. Meski begitu, sejumlah loyalis Bambang menyatakan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu akan tetap mencalonkan diri.

    Wakil Koordinator Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Darul Siska mengatakan Bambang akan tetap maju karena dorongan dari pengurus partai di tingkat daerah. Dia mengklaim, para pengurus daerah ingin Bambang memimpin pemenangan partai di pilkada dan pemilu mendatang. "Beliau menyatakan siap untuk maju karena memang didorong oleh pimpinan kabupaten, kota, provinsi," kata Darul kepada Tempo, Ahad malam, 3 November 2019.

    Darul mengklaim, Bambang saat ini sudah mengantongi dukungan lebih separuh pemilik suara di musyawarah nasional. Merujuk Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga DPP Partai Golkar, ada 560 pemilik suara sah dalam munas. Pemilik suara sah ini ialah 34 Dewan Pimpinan Daerah tingkat I (provinsi), 514 DPD tingkat II (kabupaten/kota), 1 suara DPP, 1 suara Dewan Pembina, dan 10 ormas sayap partai.

    "Jumlahnya signifikan untuk memenangkan munas yang akan datang," kata dia, enggan merinci jumlah tepatnya dukungan yang sudah dikantongi Bambang.

    Menurut Darul, para pendukung menganggap komitmen Bambang dengan Airlangga adalah persoalan antara mereka berdua. Peserta munas, kata dia, yang pada akhirnya akan menentukan peran kedua orang itu. "Kekuasaan di Golkar itu bukan milik mereka berdua. Bukan milik Airlangga bukan milik Bamsoet, tapi ada di Munas Golkar."

    Selasa besok, 5 November 2019, DPP Golkar akan menggelar rapat pleno yang mengagendakan rapat pimpinan nasional dan munas. Menurut Ketua DPP Partai Golkar Elvis Junaedi mengatakan, rapimnas akan digelar pada 7 November, adapun Munas diagendakan pada 3-5 Desember.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.