Terbang ke Thailand, Jokowi Hadiri KTT ASEAN ke35

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'Aruf Amin saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Rapat membahas penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'Aruf Amin saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Rapat membahas penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi pagi ini, Sabtu, 2 November 2019 akan terbang ke Thailand untuk  mengikuti KTT ASEAN ke-35 di Bangkok.

    "Besok (hari ini) kami akan ke Thailand," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin

    Jokowi mengatakan di forum tersebut ia bakal mengajak negara-negara anggota ASEAN membangun infrastruktur dengan konsep Indo-Pasifik. Hal ini, kata dia, akan memberi dampak ekonomi kepada negara-negara ASEAN karena biaya logistik bisa ditekan.

    "Kemudian kami harapkan pertumbuhan di negara ASEAN akan semakin baik karena pertukaran barang antarnegara kita ini menjadi lebih gampang," ucap dia.

    Selain itu, kata Jokowi, dengan konektivitas antarnegara ini bisa membuat daya saing barang-barang yang diproduksi di negara anggota ASEAN menjadi kompetitif di pasar. "Saya hanya ingin menyampaikan itu saja karena ini dalam posisi global yang semakin tidak pasti."

    Menurut Jokowi, kondisi perekonomian global saat ini sukar ditebak. "Semua negara mengalami kesulitan memprediksi, kesulitan mengkalkulasi dari policy-policy, kebijakan-kebijakan yang akan diputuskan."  

    Atas dasar itu, mantan gubernur DKI Jakarta ini bakal menekankan semangat pembangunan infrastruktur dengan konsep Indo-Pasifik. "Sehingga kami akan bicara yang konkret," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.