Serba-serbi Prabowo: Rencana ke Amerika hingga Tak Mau Ambil Gaji

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Ryamizard Ryacudu usai upacara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo resmi melantik Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2014. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Ryamizard Ryacudu usai upacara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo resmi melantik Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2014. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terus menuai perhatian dalam kiprah barunya sebagai Menteri Pertahanan di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Setelah dikabarkan akan segera berkunjung ke Amerika Serikat, negara yang selama ini menolaknya, Prabowo juga disebut tak akan mengambil gajinya sebagai menteri.

    "Saya ingin mengkonfirmasikan kepada sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dengan informasi bahwa Pak @prabowo tidak akan mengambil gajinya sebagai Menteri di @Kemhan_RI adalah benar," kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Twitternya, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Berikut sejumlah langkah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto lainnya yang menuai perhatian.

    1. Berencana ke Amerika Serikat
    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Prabowo sudah boleh ke Amerika Serikat setelah dilantik menjadi Menteri Pertahanan. Dasco berujar Prabowo akan segera merencanakan perjalanan dinas ke negeri Abang Sam itu.

    "Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, sudah datang bersilaturahmi dengan Pak Prabowo dan menyampaikan undangan berkunjung," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2019.

    New York Times melaporkan, pada Maret 2014, Kementerian Luar Negeri AS menolak memberikan visa kepada bekas jenderal bintang tiga itu saat ingin menghadiri wisuda putranya di sebuah universitas di Boston. Namun tidak ada alasan jelas mengapa Prabowo ditolak.

    Prabowo, dalam sebuah pertemuan dengan Reuters pada 2012, mengatakan masih tidak dikehendaki AS untuk memasuki negeri itu karena dianggap terlibat dalam berbagai kerusuhan yang menewaskan ratusan orang setelah Soeharto jatuh. Namun, tuduhan itu dibantahnya. Menurut Amnesty International, Prabowo dipecat dari militer Indonesia pada 1998 atas perannya saat menjabat Danjen Kopassus dalam penghilangan paksa para aktivis politik.

    2. Bertemu Duta Besar Cina
    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu Duta Besar Cina Xiao Qian di kantornya kemarin, Rabu, 30 Oktober 2019. Dalam pertemuan itu, dia didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa.

    Menurut Prabowo, dalam pertemuan itu mereka sepakat bahwa kedaulatan antardua negara adalah hal yang utama. Selain itu, kata dia, mereka juga sependapat bahwa stabilitas dari sebuah negara diukur jika rakyat merasa aman dan tidak hidup dalam ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

    "Kita harus berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan negara manapun. Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," kata Prabowo, dikutip dari cuitan di akun Twitternya, @prabowo pada Kamis, 31 Oktober 2019.

    3. Tak mengambil gaji
    Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak mengklaim, sejak awal masuk politik ketua umum Gerindra itu berkomitmen mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara. Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Desmond J Mahesa pun menduga Prabowo tak memerlukan gaji dari negara.

    "Beliau punya perusahaan, harta beliau saja satu triliun berapa gitu. Masa gaji yang seuprit bisa diambil beliau?" kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara per medio 2018, Prabowo tercatat memiliki harta Rp 1,9 triliun. Dia tercatat memiliki sepuluh bidang tanah dan bangunan senilai Rp 230 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan dan Bogor

    Ada pula tujuh kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua dengan nilai total Rp 1,4 miliar. Prabowo juga memiliki harta bergerak lainnya dan surat berharga, serta kas dan setara kas. Dia tak tercatat memiliki utang.

    4. Tak menggunakan mobil dinas
    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih terlihat bepergian dengan mobil pribadinya, Toyota Alphard berwarna putih. Prabowo hanya mengambil plat nomor untuk Menteri Pertahanan, yakni 1-00, menggantikan plat sebelumnya B 108 PSD.

    Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, Prabowo hanya ingin mengabdi dan tak bertujuan mencari fasilitas dari negara. Selain itu, Andre menyebut Prabowo juga lebih nyaman dengan mobil pribadinya karena berukuran lebih besar dan muat lebih banyak orang. Mobil dinas menteri adalah Toyota Crown.

    "Mungkin beliau lebih nyaman dengan mobil sendiri, karena kan memang mobil beliau lebih besar, setiap bepergian juga Pak Prabowo timnya banyak," kata Andre kepada Tempo, Kamis, 31 Oktober 2019.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | DEWI NURITA | FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.