Saran FSGI Soal Visi Link and Match Mendikbud Nadiem Makarim

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendikbud Nadiem Makarim

    Mendikbud Nadiem Makarim

    TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberikan rekomendasi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait visi kementerian untuk melakukan link and match antara peserta didik di jenjang vokasi dengan industri dan lapangan pekerjaan.

    Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan Salim mengatakan, link and match itu bisa dilakukan dengan pemberian insentif lebih kepada guru mata pelajaran produktif agar tertarik menjadi guru di SMK.

    "Kemdikbud juga bisa menginstruksikan LPTK di bawahnya untuk membuat semacam kontrak agar lulusannya mengajar mata pelajaran produktif di SMK. Sehingga lulusan LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) berminat menjadi guru mata pelajaran produktif," kata Satriwan di kantor KPAI, Jakarta pada Rabu, 30 Oktober 2019.

    Selain itu, FSGI juga menyarankan dibukanya program studi industri kreatif di bawah LPTK seusai kebutuhan dunia industri. Satriwan mengatakan, Nadiem juga bisa melibatkan dunia industri dalam mendesain kurikulum SMK berbasis karakteristik daerah dan fokus penjurusan di SMK tersebut.

    Lebih lanjut Satriwan menyarankan agar Pemerintah Daerah bisa lebih ketat dalam memberikan izin pendirian SMK baru.

    "Mendikbud juga bisa mengadopsi pola pendidikan di SMK Swasta tertentu yang dinilai berhasil menyerap tenaga kerja," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.