Airlangga Hartarto Dikritik karena Temui Kader Golkar di Kantor

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Silaturahmi Anggota Legislatif Daerah Terpilih di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Sabtu 14 September 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Silaturahmi Anggota Legislatif Daerah Terpilih di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Sabtu 14 September 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar, yang juga Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjadi sasaran kritik. Dia kedapatan bertemu dengan sejumlah kader Golkar di kantor kementerian.

    Politikus Golkar Andi Sinulingga mengatakan Airlangga semestinya tak menggunakan kantor kementerian untuk pertemuan partai.

    "Penggunaan fasilitas publik untuk kepentingan yang tidak semestinya memang jadi masalah negara ini," kata Andi kepada wartawan, Rabu, 30 Oktober 2019.

    Pada Selasa lalu, 29 Oktober 2019, Airlangga Hartarto menerima kedatangan sejumlah politikus muda Golkar di kantor Kemenko Perekonomian.

    Beberapa yang hadir di antaranya Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), organisasi sayap Golkar, Jerry Sambuaga. Jerry juga menjabat Wakil Menteri Perdagangan di Kabinet Presiden Jokowi.

    Hadir juga Dyah Roro Esti Widya Putri, anggota DPR yang juga putri  politikus Golkar Satya Yudha.

    Dyah mengatakan kedatangan mereka untuk mengantarkan undangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AMPI.

    Airlangga Hartarto menyatakan pertemuan itu membahas agenda lain di luar urusan Kemenko Perekonomian. Saat ditanya wartawan mengenai agenda sebagai menko untuk ke depan, dia hanya menjawab, "Agenda Golkar mau?"

    Menurut Andi Sinulingga, Airlangga seharusnya meminta mereka datang ke rumah atau Kantor DPP Golkar. Dia berpendapat, semestinya Airlangga memberikan edukasi etika politik kepada para kader muda Golkar. 

    "Pemimpin harus memberi contoh. Anak-anak muda itu enggak salah, karena disuruh datang ke situ, ya mereka ke situ."

    Andi pun meminta ketua umumnya sensitif terhadap persoalan semacam ini. Dia menyinggung bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi saat ini kian menurun. Maka tindakan Airlangga Hartarto bisa membuat kepercayaan publik terhadap pemerintah makin merosot.

    "Idealnya, (Aorlangga) minta maaf. Begitu akan lebih respect rakyat melihat kita," ucap Andi.

    Andi Sinulingga sekubu dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet, penantang Airlangga di Munas Golkar pada Desember 2019. 

    Dia pernah menghadiri pertemuan kubu Bamsoet di Hotel Sultan, Jakarta, pada 4 September 2019. Pertemuan dihadiri antara lain oleh Nusron Wahid, Robert J. Kardinal, dan Darul Siska.

    Bamsoet tetap mengincar kursi Ketua Umum Golkar meski sudah menjabat Ketua MPR. Semula jabatan Ketua MPR dibarter dengan pencalonan ketua umum. Tapi setelah jabatan Ketua MPR di tangan, Bamsoet tak memastikan dirinya bakal mundur dari pencalonan Ketua Umum Golkar.

    Dalam sejumlah kesempatan, Bamsoet mengatakan sikapnya atas munas mendatang masih rahasia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.