Jumbara PMR IX PMI Tingkatkan Wawasan Sosial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jumpa, Bakti, dan Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) IX Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 digelar di Bumi Perkemahan Gajah Depa, Cimalaka, Kabupaten  Sumedang, Selasa, 29 Oktober 2019.

    Jumpa, Bakti, dan Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) IX Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 digelar di Bumi Perkemahan Gajah Depa, Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Selasa, 29 Oktober 2019.

    INFO NASIONAL — Jumpa, Bakti, dan Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) IX Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 digelar di Bumi Perkemahan Gajah Depa, Cimalaka, Kabupaten Sumedang, pada Selasa, 29 Oktober 2019.

    Jumbara PMR IX dapat memperluas wawasan dan meningkatkan sosial anggota PMR dan digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 PMI.

    Rangkaian kegiatan Jumbara yang digelar mulai 28 Oktober-2 November 2019 ini antara lain, tatap muka dan kunjungan persahabatan, kegiatan bakti meliputi pengabdian kepada masyarakat, seperti penyuluhan, membantu meringankan tugas masyarakat, dan pemberian bingkisan; dan kegiatan Gembira meliputi kegiatan yang bernuansa gembira dan ceria.

    “Hidup ini kita tidak bisa sendiri. Manusia adalah makhluk zoon politican, makhluk sosial yang saling membutuhkan,” kata Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, saat membuka kegiatan tersebut.

    Wagub Uu menjelaskan, Jumbara yang bertemakan “PMR PMI Jabar Relawan Remaja Juara” ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas para pelatih, pembina, dan anggota PMR dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan lainnya.

    Menurut dia, tujuannya adalah mengevaluasi implementasi manajemen pembinaan PMR dan materi PMR sesuai jenjang dan tingkatannya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta sikap anggota PMR sesuai karakter kepalangmerahan, menumbuhkan dan meningkatkan pengabdian, serta kepedulian kepada masyarakat.

    PMR merupakan wadah pembinaan generasi muda yang disiapkan menjadi kader-kader atau tenaga sukarela. Keterampilan yang harus dimiliki anggota PMR meliputi kemampuan memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), terampil membuat tandu darurat, terampil dalam perawatan keluarga, dan terampil menghadapi bencana.

    “Di PMR dengan keikhlasan para anggota (PMR), dengan keikhlasan tolong-menolong, dengan keikhlasan mereka bergerak dan bekerja. Itu yang diharapkan,” kata Uu.

    Adapun jumlah peserta Jumbara tahun ini sebanyak 1.653 orang. Terdiri dari 850 anggota PMR Mula (tingkat sekolah dasar atau SD), Madya (SMP), dan Wira (SMA) dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, 101 orang pembina pendamping, 412 orang peninjau dan penggembira (anggota PMR bukan peserta inti), serta 250 orang tamu dan undangan.

    Uu juga berpesan agar anggota PMR mengamalkan Tri Bakti PMR, yakni meningkatkan keterampilan hidup sehat; berkarya dan berbakti di masyarakat; serta mempererat persahabatan nasional dan internasional, seperti latihan gabungan PMR dengan kelompok PMR lain.

    “Setiap anggota PMR harus selalu mengamalkan Tri Bakti PMR dalam melaksanakan tugasnya tanpa membedakan-bedakan suku, agama, dan ras,” ujar Uu. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.