Mahfud Md Sebut Tak Ukur Radikalisme dari Celana Cingkrang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam Mahfud MD saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menkopolhukam Mahfud MD saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan tak menggunakan ciri seperti jenggot dan celana cingkrang sebagai ukuran untuk melihat radikalisme.

    "Radikalisme adalah gerakan yang ingin mengubah ideologi secara mendasar melalui prosedur-prosedur tak resmi," kata Mahfud Md seperti dikutip dari Wawancara dengan Majalah Tempo edisi 28 Oktober-3 November 2019.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menuturkan kelompok ini selalu menganggap sistem yang ada dianggap busuk. Kemudian orang yang tak sependapat akan dianggap sebagai lawan.

    Bahkan, ia menuturkan radikalisme jauh dari semangat Islam. Ia melihat saat ini ada kelompok radikal yang menggunakan agama untuk mengganti sistem keagamaan dan ideologi.

    Mahfud mengatakan radikalisme tak bisa disamakan dengan Islamisme. Menurut dia, mereka yang percaya islamisme tetap mengakui Pancasila sebagai ideologi negara. Hanya saja, kelompok islamisme ini ingin memiliki ciri sendiri.

    "Saya pernah didatangi orang-orang yang ingin mengganti dasar negara. Tidak semua berjenggot dan bercelana cingkrang, tapi mereka dengan tegas mengatakan sistem negara sudah gagal," kata Mahfud Md


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?