Prabowo Menteri Jokowi, Amien Rais Menahan Diri

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. Panggilan ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya Amien mangkir pada pemeriksaan Senin, 20 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. Panggilan ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya Amien mangkir pada pemeriksaan Senin, 20 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memiliki sikap sendiri atas langkah Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan dalam kabinet bentukan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    Prabowo bersama Gerindra, juga koalisinya termasuk PAN serta PKS sebelumnya menjadi rival politik Jokowi dengan koalisi pendukungnya saat pemilu presiden 2019 lalu.

    "Untuk sementara ini saya masih menahan diri, karena saya harus fair dan sportif," ujar Amien Rais ditemui Tempo saat menghadiri acara pengajian dan diskusi bertajuk Islam dan Komunis (Bahaya Laten Komunis) di Masjid Jami Karangkajen Yogyakarta, Ahad, 27 Oktober 2019.

    Mantan Ketua MPR itu beralasan ingin memberi kesempatan dulu pada Prabowo dan kabinet periode kedua Jokowi ini bekerja dulu.

    "Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain. Tapi kalau setelah enam bulan jebulnya (ternyata Prabowo) nggak bisa apa apa, nanti kami buat perhitungan," ujarnya.

    Amien yang semasa kampanye pemilu presiden amat lengket dengan Prabowo itu mengatakan sikapnya yang cenderung melunak tak disalahartikan. Amien tak mau sikapnya yang menahan diri tak banyak berkomentar atas langkah Prabowo masuk kabinet itu disebut merestui, menolak, atau menyetujui.

    "Kalau saya bapaknya Pak Prabowo, saya merestui. Saya tidak merestui, tidak menolak dan tidak melawan juga, ya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.