DPR Segera Gelar Uji Kelayakan Calon Kapolri Idham Azis

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kanan), Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kedua kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kanan), dan Rachmat Gobel (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kanan), Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kedua kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kanan), dan Rachmat Gobel (kiri) saat memimpin Rapat Konsultasi dengan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPR RI di Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan segera menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kepala Polisi Republik Indonesia atau Kapolri Komisaris Jenderal Idham Azis.

    "Besok akan digelar rapat paripurna yang isinya antara lain akan menugaskan komisi III melakukan fit and proper test calon Kapolri," ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 28 Oktober 2019.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajukan Idham sebagai pengganti Jenderal Tito Karnavian yang dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri. Surat presiden dikirimkan kepada DPR pada Rabu, 23 Oktober 2019.

    Dasco mengatakan, karena surat itu sudah diterima, maka DPR akan segera menetapkan Komisi sore ini. Selanjutnya Komisi III dapat menjalankan tugas melakukan fit and proper test terhadap Idham Aziz.

    "Kami akan lihat hasil rapim dan bamus pada hari ini. Insya Allah proses-proses yang diharapkan bisa berjalan tidak terlalu lama," ujar Dasco.

    Politikus Gerindra ini mengatakan, sejauh ini belum melihat adanya penolakan pada sosok yang dikirim oleh presiden tersebut. "Saya enggak bisa mewakili seluruh DPR, tapi kalau menurut saya sosok pak idham itu dari segi kapasitas, sudah memenuhi sebagai calon Kapolri," ujar Dasco.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.