Kata Puan Soal Andi Arief Tuding Megawati Jegal AHY Jadi Menteri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memeluk putrinya, Ketua DPR Puan Maharani saat pelantikan Pimpinan DPR dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memeluk putrinya, Ketua DPR Puan Maharani saat pelantikan Pimpinan DPR dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani menampik ucapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Andi menyebut, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) gagal menjadi menteri karena tak mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

    Puan menuturkan seharusnya tak ada orang yang mengeluarkan pernyataan yang ujungnya menyalahkan pihak lain.

    "Saya rasa jangan sampai menimbulkan riak-riak yang kemudian membuat ada yang sepertinya disalahkan atau menyalahkan," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2019.

    Puan mengatakan, urusan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Menurut dia, penunjukan kabinet sudah melalui proses panjang dan pertimbangan matang. Selain itu, Puan pun mengklaim bahwa hubungan Megawati dengan SBY baik-baik saja.

    "Saya sering ketemu, Ibu juga ketemu. Kemarin pelantikan juga bareng-bareng," kata putri Megawati ini. Hubungan Megawati dan SBY merenggang sejak pemilihan presiden 2004. 

    Andi menyebut penyebab AHY gagal menjadi menteri adalah dendam Megawati kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. Andi Arief juga mengaku mendengar informasi bahwa Presiden Jokowi sebenarnya sudah meminang putra sulung SBY itu menjadi menteri. "Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono," kata Andi Arief melalui cuitannya, Sabtu pekan lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.