Prabowo ke Amien Rais: Saya Jadi Menteri Bukan untuk Carried Away

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat ikuti upacara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo resmi melantik Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2014. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat ikuti upacara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Presiden Joko Widodo resmi melantik Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2014. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyempatkan bertemu politikus senior Amien Rais setelah dilantik sebagai Menteri Pertahanan kabinet Jokowi.

    Pertemuan itu diceritakan Amien Rais dalam diskusi bertajuk Islam dan Komunis di Masjid Jami Karangkajen, Yogyakarta, Ahad 27 Oktober 2019. Amien mengatakan saat itu Prabowo datang bersama sejumlah tokoh yang pernah mendukungnya pada masa kampanye pemilihan presiden.

    Seperti mantan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso juga sejumlah elite Gerindra seperti Ahmad Muzani, Fuad Bawazier, serta Wakil Ketua Umum Gerindra, Edhie Prabowo yang juga masuk kabinet Jokowi sebagai Menteri Kelautan Perikanan.

    Kepada Amien, Prabowo saat itu mengungkap alasannya menerima tawaran kursi menteri sebagai menteri pertahanan.

    "'Pak Amien, jadi saya terima (tawaran menjadi menteri Jokowi) ini bukan untuk carried away atau ikut hanyut," ujar Amien menirukan ungkapan Prabowo.

    Kepada Amien, Prabowo menjelaskan menerima tawaran jadi menteri
    pertahanan di kabinet Jokowi sebagai bagian menjalankan tugasnya menjaga kedaulatan bangsa.

    "Lalu saya tepuk Pak Prabowo, 'Sudah, Bismillah. Tapi saya akan pantau Anda terus (di pemerintahan)'," ujar Amien mengulang apa yang diucapkannya saat Prabowo menemuinya kala itu.

    Amien saat itu mengatakan juga pada Prabowo ia akan mendukung Ketua Umum Gerindra itu sepanjang on the track.

    "Kalau Anda caranya bener saya dukung, kalau tidak ya apa boleh buat," ujar Amien saat itu pada Prabowo.

    Amien Rais meminta agar masyarakat tidak dulu berprasangka buruk dengan langkah Prabowo yang gabung kabinet ini. Amien memaklumi jika pemikiran Prabowo mungkin berbeda dengan para pendukungnya di akar rumput.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.