Jadi Ketua DPW PSI, Faldo Maldini Pidato 9 Gagasan untuk Sumbar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga politikus muda Tsamara Amany, Faldo Maldini, Dara Adinda Kesuma Nasution bersama dua kuasa hukumnya Rian Ernest (kanan) dan Kamarudin (kedua kanan) bersiap mengikuti sidang pendahuluan permohonan terkait batas usia calon kepala daerah di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019. Sidang tersebut menguji Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. TEMPO/Subekti

    Tiga politikus muda Tsamara Amany, Faldo Maldini, Dara Adinda Kesuma Nasution bersama dua kuasa hukumnya Rian Ernest (kanan) dan Kamarudin (kedua kanan) bersiap mengikuti sidang pendahuluan permohonan terkait batas usia calon kepala daerah di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019. Sidang tersebut menguji Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga jam setelah ditunjuk menjadi Ketua DPW PSI Sumatera Barat, politikus Faldo Maldini menyampaikan pidato politik di hadapan ratusan tokoh yang didominasi milenial di Padang.

    Mantan Juru Bicara Prabowo-Sandi yang sekarang ditunjuk menjadi salah seorang juru bicara PSI itu menawarkan sembilan gagasan untuk membangun Sumbar yang disebutnya Sumangaik Sambilan (Semangat Sembilan).

    "Kami ingin menawarkan Sumangaik Sambilan untuk perubahan Sumbar ke arah yang lebih baik," katanya di Padang, Minggu (27/10) malam.

    Program itu, Sumangaik Baraja dan Sumangaik Mangaji yang berisi gagasan tentang pendidikan, Sumangaik Raun tentang infrastruktur pendukung, Sumangaik Manggaleh berisi gagasan tentang industri dan Sumangaik Bakawan tentang jejaring dan hubungan kerja sama.

    Lalu, Sumangaik Malayani tentang pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat, Sumangaik Bajaleh tentang transparansi APBD, Sumangaik Badayo berisi gagasan peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak dan terakhir Sumangaik Basegeh tentang inovasi berbagai bidang.

    Pidato politik itu juga sebagai deklarasi kesiapan politisi yang malang melintang di pentas nasional saat Pemilu Presiden lalu itu sebagai salah seorang kontestan dalam Pemilu Gubernur Sumbar 2021.

    Ia yang baru berusia 29 tahun saat jadwal pendaftaran calon gubernur Sumbar 2021-2026 ditutup, harus berjuang ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar bisa berpartisipasi karena menurut UU Pilkada, syarat umur calon gubernur minimal 30 tahun.

    "Kita optimistis menang di MK sehingga bisa ikut sebagai calon termuda dalam Pilgub Sumbar," katanya.

    Faldo Maldini sebelumnya merupakan politikus PAN. Ia gagal melenggang ke DPR dalam Pemilu 2019. Faldo kemudian memilih biduk lain yaitu Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.