Rakernas Kerukunan Keluarga Kawanua Hasilkan Putusan Rekonsiliasi

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rakernas III Kerukunan Keluarga Kawanua di Caringin, Bogor pada 26-27 Oktober 2019. (istimewa)

    Rakernas III Kerukunan Keluarga Kawanua di Caringin, Bogor pada 26-27 Oktober 2019. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Kerja Nasional ke III Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK), sukses dilaksanakan di Kinasih Resort & Converence Caringin, Bogor Jawa Barat, 26-27 Oktober 2019.

    Ketua Umum KKK Ronny F Sompie mengungkapkan, Rakernas kali ini sangat istimewa karena dilakukan secara bersamaan, dan Angelica Tengker bersama kepengurusanya juga melaksanakan.

    "Rakernas KKK kali ini dilaksanakan secara bersama dengan harapan bisa menjadi jalan bagi percepatan KKK sebagai rumah bersama ‘Wale Wangko’, bagi warga asal Kawanua Sulawesi Utara,” kata Ronny dalam rilisnya.

    Lebih lanjut Ketua Umum KKK menjelaskan, dalam rakernas ini juga dirinya melakukan pendekatan dengan "Kasih", untuk mewujudkan KKK sebagai rumah bersama bagi semua pengurus dan anggota yang ada di dalam dua kepengurusan, yang selama ini terpisah karena adanya perbedaan, ujarnya.

    Rakernas kali ini sengaja mengangkat Tema tentang, "Baku Ator Voor Torang Pe Bae", yang artinya atur baik demi kebaikan bersama, sehingga dari empat rekomendasi rakernas, lebih diprioritaskan ke penyatuan kepengurusan. Sidang memutuskan Ronny F Sompi sebagai Ketua Umum, dan selanjutnya kedua kubu akan membentuk Tim Rekonsiliasi untuk menuju penyatuan kepengurusan KKK.

    "Demi penyatuan KKK, selesai acara saya berkunjung ke tempat pelaksanaan acara Ibu Angelica, dimana mereka juga melakukan kegiatan yang sama di lokasi yang sama," ungkap Ronny.

    Adapun dalam hasil pertemuan tersebut, disepakati bersama pihak Ibu Ika, akan membuat Tim rekonsiliasi untuk selanjutnya melaksanakan MPA bersama, dan melangkah dalam kegiatan selanjutnya.

    "Tapi semuanya juga kembali ke hasil rekomendasi rakernas," jelas Ronny, peraih Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo ini.

    Ronny Sompie sendiri oleh peserta rakernas dari 18 DPD dan 25 DPC yang hadir dari seluruh Indonesia, dianggap berhasil menjadikan organisasi KKK ini semakin dikenal melalui berbagai kegiatan keagamaan, kebudayaan, kesenian, dan sosial, meskipun di tengah kesibukannya sebagai Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham.

    "Pak Ketum sangat berpengaruh dan jelas berkontribusi nyata dalam menjalankan roda organisasi KKK. Beliau juga sudah kurang lebih dari tiga kali berjumpa dengan pihak Ibu Ika. belum lagi di tempat Rakernas dilakukan juga beberapa kali pertemuan serta pendekatan, semuanya demi menuju bersatunya KKK," kata Wakil Ketua 1 KKK Brigjen Pol DR Winston Tommy Watuliu.

    Sambil menunggu terwujudnya rekonsiliasi, sebagai tanggung jawab mandatori, pihaknya melalui pengurus segera akan berkonsolidasi untuk mensosialisasikan empat hasil rekomendasi Rakernas, serta kegiatan yang paling terdekat seperti Natal segera dipersiapkan termasuk kegiatan-kegiatan lainnya," jelas Watuliu.

    KKK sendiri merupakan wadah berkumpulnya masyarakat asal Kawanua, khususnya suku Minahasa, yang tersebar di luar tanah leluhur. Saat ini organisasi KKK sudah terbentuk di seluruh penjuru pelosok Nusantara. KKK bukan organisasi politik dan lebih kepada kegiatan sosial, budaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.