Jaksa Agung Akan Bertemu Mahfud MD Bicarakan Tim Pemburu Koruptor

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung ST Burhanuddin bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Jaksa Agung ST Burhanuddin bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, JakartaJaksa Agung ST Burhanuddin bakal segera bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD untuk membicarakan perpanjangan waktu kerja Tim Pemburu Koruptor.

    "Nanti akan kami bicarakan, kan Menko-nya juga baru. Apalagi ini Menko orang hukum," kata Burhanuddin di kantornya, Jakarta Selatan pada Ahad, 27 Oktober 2019.

    Kendati demikian, Burhanuddin belum tahu persis kapan ia akan bertemu Mahfud. Ia hanya mengatakan bahwa pembicaraan tentang Tim Pemburu Koruptor akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

    "Apakah nanti ada perubahan atau pola lain, kan belum tahu. Tapi dalam waktu dekat kami akan bicarakan, akan rapat," kata Burhanuddin.

    Sebagai informasi, sejak ditinggal Andi Nirwanto yang mengundurkan diri sebagai Wakil Jaksa Agung pada Januari 2016, jabatan Ketua Tim Pemburu Koruptor sempat lowong. Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan yang membawahi Tim Pemburu Koruptor juga tidak pernah lagi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan baru.

    Jabatan itu kemudian dipegang oleh Arminsyah secara ex officio. Anggota Tim Pemburu Koruptor itu berasal dari Kepolisian, Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Luar Negeri.

    Begitu Arminsyah dilantik sebagai Wakil Jaksa Agung pada 15 November 2017, sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122/TPA/2017 tanggal 31 Oktober 2017, SK tersebut belum juga diterbitkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.