Di Depan OSO, Jokowi Minta Maaf soal Susunan Kabinet

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi Pimpinan MPR saat acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019.

    Presiden Jokowi didampingi Pimpinan MPR saat acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menghadiri acara pembukaan Musyawarah Besar X Ormas Pemuda Pancasila di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019. Dalam pidatonya, Jokowi meminta maaf terkait susunan Kabinet Indonesia Maju.

    Jokowi bercerita rumitnya dalam memutuskan calon menteri. Alasannya dia menerima 300 nama tapi hanya bisa memilih 34 orang di antaranya.

    "Mungkin yang senang dan gembira karena terwakili dalam kabinet itu hanya 34 orang yang dilantik, yang kecewa berarti lebih dari 266 orang," kata Jokowi.

    Seperti diketahui dari susunan Kabinet Indonesia Maju, masih ada tiga partai pendukung Jokowi-Ma'ruf yang belum ada perwakilannya. Salah satunya Hanura. Padahal Jokowi telah melantik 50 orang terdiri dari 34 menteri, 4 pejabat setingkat menteri, dan 12 orang wakil menteri.

    Seperti mengarah kepada Oesman, Jokowi menyampaikan permohonan maafnya. "Mungkin di sebagian yang hadir juga ada yang kecewa. Mohon maaf karena tempatnya cuma 34 (kementerian)," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.