Jokowi Pilih Surya Tjandra dari PSI Jadi Wakil Menteri Agraria

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surya Tjandra, Caleg Partai Solidaritas Indonesia di daerah pemilihan Jawa Timur 5 atau wilayah Malang Raya yang mencakup kota dan kabupaten Malang. Ia penyandang disabilitas polio.

    Surya Tjandra, Caleg Partai Solidaritas Indonesia di daerah pemilihan Jawa Timur 5 atau wilayah Malang Raya yang mencakup kota dan kabupaten Malang. Ia penyandang disabilitas polio.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk politikus Partai Solidaritas Indonesia, Surya Tjandra, sebagai wakil menteri Agraria dan Tata Ruang. "Barusan diminta untuk membantu menteri ATR wakil kepala BPN pak Sofyan Djalil," kata Surya setelah dipanggil Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Pemerintah, ujar dia, sangat ingin sesegera mungkin menyelesaikan aneka masalah terkait konflik agraria. Surya adalah Dewan Penasehat Trade Union Right Center (TURC).

    Ia juga akademisi dan pernah aktif sebagai pengacara pro bono di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta untuk bidang perburuhan.

    Menjelang pelantikan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Jokowi memanggil sejumlah tokoh. Mereka adalah:

    1. Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin;
      2. Mantan Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi Sakti Wahyu Trenggono;
      3. Wakil Ketua MUI sekaligus politikus PPP Zainut Tauhid;
      4. Politikus Perindo Angela Tanoesoedibjo;
      5. Politikus PSI Surya Tjandra;
      6. Mantan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo;
      7. Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo;
      8. Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar;
      9. Pejabat Badan Restorasi Gambut Alue Dohong;
      10. Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi; 
      11. Politkus Golkar Jerry Sambuaga;
      12. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.