Bea Cukai Musnahkan Belasan Ribu Produk Ilegal

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Kualanamu bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan pemusnahan bersama atas barang milik negara (BMN), pada Selasa, 22 Oktober 2019, di halaman Kantor Bea Cukai Belawan, Medan.

    Bea Cukai Kualanamu bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan pemusnahan bersama atas barang milik negara (BMN), pada Selasa, 22 Oktober 2019, di halaman Kantor Bea Cukai Belawan, Medan.

    INFO NASIONAL — Bea Cukai Kualanamu bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan pemusnahan bersama atas barang milik negara (BMN), pada Selasa, 22 Oktober 2019, di halaman kantor Bea Cukai Belawan, Medan. BMN tersebut merupakan hasil penindakan selama 2017 hingga 2018 yang di tegah di terminal kedatangan dan terminal kargo di kawasan bandara internasional Kualanamu.

    BMN yang dimusnahkan di antaranya pakaian jadi dan produk tekstil lainnya sejumlah 10.659 potong, alas kaki sebanyak 557 pasang, telepon genggam berbagai merek sebanyak 10 unit, obat-obatan, suplemen, mainan, alat kesehatan, sex toys, dan barang lainnya.

    Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sumut, Sodikin, dalam konferensi pers mengungkapkan bahwa nilai taksir dari seluruh BMN yang dimusnahkan sebesar Rp 542.890.000. Bea Cukai Sumut juga memusnahkan rokok ilegal sebanyak 938.000 batang dan pakaian bekas 17 balpres. Jika ditotal nilai taksir seluruh barang yang dimusnahkan sebesar Rp 740 juta.

    “Barang-barang tersebut tentunya sangat merugikan negara kita, dari sisi ekonomi maupun dampak lain yang ditimbulkannya,” ujar Sodikin. Ia menambahkan, dari sisi perpajakan juga mengakibatkan tidak terpenuhinya penerimaan negara, yang akhirnya berdampak pada masyarakat.

    Barang-barang tersebut termasuk barang yang tidak memiliki izin dari instansi terkait, ataupun barang yang dilarang dan dibatasi untuk masuk ke Indonesia. Selain itu, seperti pakaian bekas termasuk komoditi yang dilarang untuk diimpor karena dapat menimbulkan kerugian, khususnya dari sisi ekonomi akan sangat mengganggu pasar domestik yang sebagian besar industri kecil dan menengah (IKM) produk tekstil serta konveksi.

    Pemusnahan ini merupakan hasil kerja keras bersama Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya, untuk terus berkomitmen melakukan penertiban terhadap penyelundupan impor barang ilegal. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.