Jokowi Minta Menteri Kabinet Indonesia Maju Tak Gaduh di Luar

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Wakil Presiden Ma'aruf Amin saat memimpin sidang kabinet pertama Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. Sidang kabinet mendengarkan arahan presiden dan membahas berbagai program kementerian yang akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Wakil Presiden Ma'aruf Amin saat memimpin sidang kabinet pertama Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. Sidang kabinet mendengarkan arahan presiden dan membahas berbagai program kementerian yang akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat Paripurna perdana bersama menteri Kabinet Indonesia Maju, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Oktober 2019.

    Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa koordinasi di antara kementerian adalah hal penting yang harus terus dijaga. Jokowi mengatakan dalam membangun negara, dibutuhkan kerja sama tim.

    Ia meminta menteri untuk bersinergi satu sama lain, lewat Menteri Koordinator. "Enggak mungkin menteri berjalan sendiri-sendiri. Kerja tim yang dikoordinasi para menko. Jangan sampai ada lagi diundang menko, enggak hadir. Ada yang seperti ini, saya juga baru dengar," kata Jokowi.

    Jokowi menyayangkan sikap seperti ini. Ia tak menyebut siapa sosok menteri yang dimaksud. Ia mengatakan jika ada perubahan-perubahan situasi dan kondisi tertentu, rapat internal atau terbatas adalah jalan utama untuk berkonsolidasi satu sama lain.

    "Bagaimana kita bisa mengkosolidasi, diundang rapat Menko enggak hadir. Hal seperti ini yang harus saya garis bawahi, minta kerja tim," kata Jokowi.

    Dalam kesempatan itu, Jokowi juga kembali mengingatkan bahwa menteri tak seharusnya memiliki visi misi sendiri. Mereka harus mengikuti visi misi Presiden dan Wakil Presiden. Ia mengatakan di periode sebelumnya, masih kerap ada menteri yang belum paham mengenai ini.

    "Kalau sudah diputuskan dalam rapat jangan sampai di luar diributkan. Silakan ramainya di dalam rapat. Debat dalam rapat saya dengarkan. Tapi kalau sudah diputuskan, dengan segala resiko, harus kita laksanakan," kata Jokowi kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.