Sidang Pertama Kabinet Indonesia Maju, Ma'ruf Amin Pakai Sarung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melambaikan tangan kepada wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melambaikan tangan kepada wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenakan sarung berwarna biru gelap ketika menghadiri sidang kabinet paripurna pertama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.

    Tiba di Istana Merdeka, Ma'ruf turun dari mobil golf dengan mengenakan jas hitam dan dalaman baju koko putih, berkalung syal putih, sarung, dan peci hitam. Adapun para menteri Kabinet Indonesia Maju mengenakan kemeja putih dan batik.

    Misalnya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Machfud MD, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengenakan kemeja batik.

    Sedangkan yang mengenakan kemeja putih di antaranya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Pemudah dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani

    Dalam sidang perdana, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan dan membahas soal anggaran pendapatan dan belanja negara 2020. "Pada sidang paripurna yang pertama pada pagi hari ini, saya igin menyampaikan beberapa hal yang harus kita ketahui bersama, terutama yang akan kita kerjakan, kerja-kerja besar yang akan kita lakukan dalam lima tahun ke depan," ucap Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.