Tak Masuk Kabinet, Demokrat Tetap Ingin Jokowi Sukses

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di depan rumah calon presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2019. TEMPO/Putri.

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di depan rumah calon presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Juni 2019. TEMPO/Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat mengucapkan selamat atas pelantikan para menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet Jokowi Jilid II. Berkenaan dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, partainya menghormati keputusan politik Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tidak menyertakan Demokrat dalam jajaran pemerintahannya.

    "Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi, Demokrat meyakini keputusan presiden untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik," ujar Hinca Pandjaitan lewat keterangan tertulis pada Rabu, 23 Oktober 2019.

    Hinca mengatakan, Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak prerogatif Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun.

    "Tentang di mana posisi Partai Demokrat ke depan akan ditentukan kemudian. Pada saatnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak SBY, akan menyampaikan secara resmi," ujar Hinca.

    Namun, lanjut Hinca, prinsipnya Demokrat ingin turut serta dalam pemerintahan. "Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Harian Covid-19, Hampir Tiap Bulan Rekor

    Pada 29 November 2020, Kasus Harian Covid-19 sebanyak 6.267 merupakan rekor baru dalam penambahan harian kasus akibat virus corona di Indonesia.