Ryamizard Ryacudu Beri Ucapan Selamat kepada Prabowo Subianto

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal bersama Presidium Alumni 212 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal bersama Presidium Alumni 212 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang dipercaya untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024.

    "Saya ucapkan selamat kepada Prabowo kawan saya, satu tingkat satu kompi sama-sama terus. Sekarang menggantikan saya alhamdulillah, kira-kira tidak beda jauh," kata Ryamizard Ryacudu, di sela-sela perpisahan dengan jajaran Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu.

    Jabatan yang diemban Ryamizard Ryacudu digantikan teman satu angkatannya di Akademi Militer, Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto, yang dilantik Presiden Joko Widodo pada Rabu ini di Istana Merdeka dalam susunan Kabinet Indonesia Maju.

    Dalam memimpin Kementerian Pertahanan, dia meyakini sosok Prabowo dapat mengetahui dengan pasti apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

    Prabowo pun diyakini juga mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan Kementerian Pertahanan.

    "Dia (Prabowo) lebih tahu lah, kita di tempat menyesuaikan. Saya di mana-mana menyesuaikan, di sini menyesuaikan dengan Kemhan, bukan Kemhan harus sesuaikan kita," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu dia berharap agar seorang menteri dalam membantu presiden tidak melihat besar kecilnya anggaran. Anggaran yang besar atau kecil tetap harus mengutamakan rakyat.

    "Dari dulu saya gak memikirkan anggaran besar kecil sama saja, karena itu duit rakyat. Jangan sampai besar terus kita ngiler. Kecil gak ada gak apa-apa, tentara rakyat kok, rakyat dulu didahulukan, baru tentara. Kalau tentara didahulukan dia bukan tentara rakyat," ucapnya.

    "Besok saya menyerahkan tugas tanggung jawab saya pada pemimpin baru. Mudah-mudahan Kemhan ini bertambah jaya," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menambahkan.

    Serah terima jabatan Menhan sendiri akan dilaksanakan pada Kamis (24/10) pagi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.