Idham Azis Ditunjuk Jadi Kapolri Gantikan Tito Karnavian

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memberi sambutan pada acara pengiriman bantuan kemanusiaan kepada korban Gempa Lombok di Polda Metro Jaya, Rabu, 8 Agustus 2018. Bantuan ini akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules langsung ke Pulau Lombok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memberi sambutan pada acara pengiriman bantuan kemanusiaan kepada korban Gempa Lombok di Polda Metro Jaya, Rabu, 8 Agustus 2018. Bantuan ini akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules langsung ke Pulau Lombok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan lembaganya telah menerima surat presiden berisi penunjukan Kepala Polisi Republik Indonesia atau Kapolri. “Sudah masuk, sudah masuk. Dan tinggal nunggu fit and proper test,” kata Dasco saat dihubungi, Rabu 23 Oktober 2019.

    Dasco membenarkan nama dalam surat itu adalah Komisaris Jenderal Idham Aziz. Idham saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

    Adapun uji kelayakan dan kepatutan, akan dilakukan minggu depan. Karena harus menunggu terbentuknya Komisi III. “Setelah itu ya langsung kami adakan fit and proper test. Kan komisi III nya belum dilantik,” kata dia.

    Selepas pelantikan menteri, Bekas Kapolri yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyebut bahwa nama penggantinya sudah masuk ke DPR untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

    Saat ditanya apakah penggantinya adalah Kabareskrim Komisaris Jenderal Idham Aziz, Tito tak menampik. "Saya denger sih gitu. Tanya Pak jokowi, Mensesneg," ujar Tito singkat di Kompleks Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 23 Oktober 2019.

    Kemarin, DPR telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal permohonan pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

    Tito diberhentikan karena ditunjuk untuk menjalankan penugasan baru sebagai Menteri Dalam Negeri.

    Jokowi menunjuk Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kapolri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.