3 Kali Kontestan Pilpres, Prabowo Ditujuk Jadi Menteri Pertahanan

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo menyapa wartawan setibanya di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Prabowo mengumumkan bakal membantu Presiden Joko Widodo. Ia juga spesifik menyebut dia diminta membantu di bidang pertahanan. TEMPO/Subekti

    Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo menyapa wartawan setibanya di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. Prabowo mengumumkan bakal membantu Presiden Joko Widodo. Ia juga spesifik menyebut dia diminta membantu di bidang pertahanan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -Nama Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi di Kompleks Istana Presiden, Rabu pagi.

    Sebelumnya, Prabowo usai mendatangi Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo pada Senin (21/10), Prabowo mengatakan dirinya dimunta untuk mengurusi terkait pertahanan.

    Saat itu, Kehadiran Prabowo didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. Kedatangan Prabowo ke Istana kala itu menjadi kejutan karena mantan Danjen Kopassus tersebut merupakan rival Jokowi dalam dua kali Pemilu Presiden (Pilpres) yaitu di 2014 dan 2019.

    Karir Politik Prabowo

    Sosok Prabowo dalam dunia politik Indonesia sudah tidak asing lagi, dimulai ketika gagal mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar, anak dari Sumitro Djojohadikusumo itu lantas membentuk Partai Gerindra di tahun 2008 dan didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina hingga saat ini.

    Karir politiknya semakin melejit ketika menjadi calon wakil presiden yang maju bersama Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden di Pilpres 2009. Namun pasangan yang dijuluki Mega-Pro itu kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

    Di Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo maju sebagai capres menghadapi Jokowi.

    Di Pilpres 2014, Prabowo berpasangan dengan Hatta Radjasa, Prabowo-Hatta diusung Gerindra, Golkar, PKS, PPP, dan PAN. Sedangkan Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla, yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, dan Partai Hanura.

    Pilpres 2019, Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno, yang diusung Partai Gerindra, PKS, Partai Demokrat, dan PAN. Sementara itu Jokowi dengan Ma'ruf Amin diusung PDIP, PKB, Partai Golkar, PPP, Partai NasDem, Partai Hanura.

    Karena itu, dalam ajang Pilpres, Prabowo sudah tiga kali menjadi kontestan namun semuanya belum berhasil dimenangkannya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.