PKS Punya Cara Pandang Berbeda dengan Gerindra Soal Bangun Bangsa

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon presiden Prabowo Subianto (tengah), bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno (kanan), dan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) berbincang sebelum memberikan keterangan pers tentang pandangan kondisi perekonomian bangsa saat ini di Rumah Kertanegara, Jakarta, 7 September 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Bakal calon presiden Prabowo Subianto (tengah), bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno (kanan), dan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) berbincang sebelum memberikan keterangan pers tentang pandangan kondisi perekonomian bangsa saat ini di Rumah Kertanegara, Jakarta, 7 September 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Departemen Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian mengatakan menghormati keputusan Gerindra untuk bergabung dalam kabinet Jokowi jilid II.

    Menurut Pipin, PKS akan tetap berdiri bersama mayoritas rakyat Indonesia, termasuk ormas dan emak-emak, akademisi, dan buruh serta rakyat Indonesia. “Di dalam maupun di luar pemerintahan adalah mulia. PKS berbeda pandangan dengan Gerindra setelah Pilpres dalam cara berkontribusi membangun bangsa,” kata Pipin, Selasa, 22 Oktober 2019

    Ia berpendapat bahwa sebagai pihak yang kalah pada Pemilihan Presiden 17 April 2019 lalu, PKS akan menjadi penyeimbang pemerintahan agar tetap konstruktif dan tidak melahirkan otoriterianisme.

    Pipin menuturkan PKS juga sudah menghubungi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gerindra agar tetap menjadi oposisi. PKS bahkan meminta Prabowo membentuk koalisi oposisi untuk mewadahi aspirasi rakyat.

    "Sebelum Gerindra atau Pak Prabowo masuk dalam Pemerintahan ada beberapa kali komunikasi dengan PKS. Kami selalu mengajak partai pengusung Prabowo-Sandi membentuk pelembagaan koalisi oposisi yang kuat dan konstruktif,” kata dia.

    NINDYA ASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.