Usai Bertemu Jokowi, Basuki: Saya Diminta Lanjutkan Pembangunan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) ketika berlayar menuju Bunaken di Sulawesi Utara, Jumat, 5 Juli 2019. Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja hari ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, sekaligus mengecek sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut.  ANTARA

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) ketika berlayar menuju Bunaken di Sulawesi Utara, Jumat, 5 Juli 2019. Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja hari ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, sekaligus mengecek sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Basuki Hadimuljono melanjutkan pembangunan di Indonesia. Namun, ia enggan menjawab apakah bakal menjadi menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lagi atau tidak.

    "Beliau hanya menyampaikan lanjutkan pembangunan infrastruktur," kata Basuki setelah bertemu Jokowi di Istana Negara menjelang pengumuman Kabinet Kerja Jilid II, Selasa, 22 Oktober 2019.

    Ia berujar Jokowi meminta pembangunan infrastruktur sesuai visi kedua pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin, yaitu yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, akses ke kawasan wisata, dan lainnya.

    Basuki menuturkan ia sudah 50 tahun bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum. Ia meminta doa dari seluruh masyarakat agar tetap istiqamah. "Kalau perintah pasti saya laksanakan. Kalau besok saya dilantik mohon doanya agar bisa istiqamah," kata dia.

    Basuki Hdaimuljono merupakan menteri Jokowi kelima yang dipertahankan oleh Jokowi. Sebelumnya Jokowi sudah memanggil Pratikno, Airlangga Hartarto, Sri Mulyani, dan Siti Nurbaya Bakar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.