Jokowi Minta Sri Mulyani Tetap Jadi Menteri Keuangan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Sri Mulyani tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sri Mulyani tetap menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Kerja Jilid II. Hal ini ia ungkapkan setelah bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

    "Beliau menugaskan saya tetap menjadi Menkeu dan menggunakan seluruh kebijakan fiskal dalam membantu kementerian terkait," katanya Selasa, 22 Oktober 2019.

    Dalam pertemuan dengan Jokowi, Sri bercerita jika keduanya membahas soal bagaimana menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, mengembangkan UMKM, mengatasi defisit neraca perdagangan, dan mendorong perekonomian Indonesia tumbuh lebih baik.

    Dengan posisinya ini, kata Sri, Jokowi ingin ia mengeluarkan kebijakan fiskal untuk membantu dan bekerja sama dengan Menko Perekonomian, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri UMKM, dan lainnya. "Dalam membangun ekonomi lebih baik bagaimana kita bisa mendorong instrumen kebijakan baik di bidang fiskal dan tukar pikiran di sektor keuangan, perbankan dan capital market," ujar dia.

    Pada pemerintahan Jokowi periode 2014-2019 Sri Mulyani ditunjuk sebagai Menteri Keuangan mulai 27 Juli 2016 menggantikan Bambang Brodjonegoro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.