Ini 12 Tokoh Tamu Istana Jokowi: Dari Mahfud Sampai Edhy Prabowo

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahfud MD tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Mahfud MD tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah tokoh dari bidang ekonomi hingga ketua umum partai politik bergantian mendatangi Istana Presiden Jokowi pada Senin lalu, 21 Oktober 2019. 

    Sebanyak 12 orang mendatangi Istana Kepresidenan sejak pagi hingga sore. Mayoritas diundang sebagai calon menteri.

    Presiden Jokowi pada Ahad lalu mengatakan akan mengumumkan susunan menteri Kabinet Jokowi JIlid II pada Senin, 21 Oktober 2019. "Sudah rampung. Besok dikenalkan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, menjelang dilantik di Gedung MPR RI.

    Nyatanya pengumuman menteri belum juga dilakukan. Bahkan kabar terakhir pengumuman dan pelantikan menteri akan dihelat pada Rabu nanti, 23 Oktober 2019.

    Simak daftar tokoh yang hadir di Istana Kepresidenan. Susunan nama berdasarkan waktu kehadiran.

    1. Mohammad Mahfud MD
    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut menjadi yang pertama tiba, sekitar pukul 09.30 WIB. Dia mengenakan kemeja warna putih lengan panjang.

    Dia Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Mahfud dikenal dekat dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Gur. Para era Presiden Abdurahman, Mahfud didapuk menjadi Menteri Pertahanan lalu Menteri Hukum dan HAM.

    Dia mengatakan diminta membantu Jokowi di bidang hukum, politik atau agama.

    "Saya nyatakan bersedia. Saya siap membantu negara. Tidak disebutkan (menteri apa) kalau dari cerita tadi bisa di bidang hukum, politik, di agama juga yang selama ini saya diisukan. Pokoknya di bidang itu," ujarnya.

    Menurut Mahfud, Presiden Jokowi meminta datang lagi ke Istana Kepresidenan besok, Rabu, 23 Oktober 2019, untuk dilantik menjadi menteri. .

    2. Tetty Paruntu
    Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Tetty Paruntu mendatangi Istana mengenakan kemeja putih.

    "Ini bantu kerja," ujar dia begitui sampai.

    Kader Partai Golkar ini batal bertemu Jokowi dan ditemui oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, yang juga mantan Menteri Perindustrian.

    "Setelah bertemu Pak Airlangga, beliau langsung meninggalkan Istana lewat samping, jadi tidak sampai ketemu Presiden," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

    3. Nadiem Makarim
    Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim ke Istana mengenakan kemeja putih lengan panjang. Dia putra praktisi hukum dan kolumnis Nono Anwar Makarim. 

    Nadiem mengaku belum tahu akan menempati posisi menteri apa. Namun, kepada pers dia menyatakan telah mengundurkan diri dari CEO perusahaan ride hailing unicorn Go-Jek.

    "Ini suatu kehormatan yang luar biasa saya diminta bergabung dengan kabinet Pak Presiden," kata Nadiem seusai menemui Jokowi.

    4. Wishnutama
    Komisaris Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama juga mendatangi Istana Negara. Mengenakan kemeja putih, mantan petinggi Trans TV ini menjadi orang keempat yang datang. Dia juga komisaris perusahaan pengelola media online Kumparan.

    Wishnutama tergolong dekat dengan Jokowi sepanjang masa kampanye Pilpres 2019. Dialah salah satu orang yang membantu merancang kampanye kreatif Jokowi-Ma'ruf Amin.

    Wisnu mengatakan dia diminta menjadi pembantu Presiden Jokowi. Dia juga memastikan akan mundur dari jabatannya di sejumlah perusahaan yang dipimpinnya jika menjadi menteri.

    "Ya, pasti mengundurkan diri. Di perusahaan lain juga, Kumparan, dan lain-lain."

    5. Erick Thohir
    Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir datang hampir bersamaan dengan Wishnutama.

    Komisaris Utama Grup Mahaka Media ini mengungkapkan diminta menjadi salah satu menteri di bidang ekonomi oleh Presiden Jokowi. Dia bakal melepas posisinya di sejumlah perusahaan jika Presiden Jokowi memilih dia sebagai menteri.

    "Sudah pasti tidak boleh ada conflict of interest." ucap Erick.

    6. Kapolri Jenderal Tito Karnavian
    Tak seperti tamu sebelumnya, Tito tiba dengan mengenakan seragam polisi. Tapi, bekas Kapolda Metro Jaya tersebut mengaku belum tahu alasan dipanggil oleh Jokowi.

    "Saya kira ini mengenai situasi Kamtibmas. Kemarin pelantikan, pengamanan pelantikan. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, dengan baik, kerja sama TNI Polri sangat luar biasa, dan stakeholder lainnya," katanya.

    Jenderal 55 tahun itu disebut-sebut akan didapuk sebagai Menteri Dalam Negeri. Maka dia akan mengajukan pensiun. 

    7. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto
    Mantan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga datang ke Istana tapi tak lewat pintu depan seperti tamu lainnya.

    Airlangga mengatakan berbicara dengan Presdien Jokowi mengenai kondisi defisit neraca perdagangan, termasuk soal pengembangan kawasan ekonomi.

    8. Pratikno
    Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Pratikno datang sekitar pukul 14.07. Ia datang bersama dengan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Fadjroel Rachman dan Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara Nico Harjanto.

    "Sebentar, sebentar," ucapnya ketika ditanya apa yang dibicarakan dengan Jokowi.

    9. Fadjroel Rachman
    Mantan aktivis mahasiswa 1978 Mochamad Fadjroel Rachman mengatakan diundang Presiden Jokowi untuk makan siang sekaligus diberi tugas oleh Jokowi.

    "Ada tugas yang disampaikan oleh beliau, tetapi mengenai bentuk tugasnya nanti akan diumumkan secara langsung saja, diberitahukan saja oleh presiden," ujar Fadjroel. "Saya mengatakan kepada Pak Jokowi bahwa saya bersedia menerima apapun yang diperintahkan."

    10. Nico Harjanto
    Mantan Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara Nico Harjanto tak memberikan keterangan kepada wartawan setelah bertemu Presiden Jokowi.

    11. Prabowo Subianto
    Ketua  Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba sekitar pukul 16.15 WIB bersama dengan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo.

    Seusai bertemu Jokowi, Prabowo menyatakan dirinya diminta membantu memperkuat kabinet. "Saya sudah diizinkan beliau untuk menyampaikan akan membantu beliau di bidang pertahanan," ujar Prabowo Subianto.

    Dia mantan Komandan Jenderal Kopassus dan Panglima Kostrad TNI AD. Prabowo dipecat dari dinas TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal karena dinilai terlibat penculikan mahasiswa pada 1998.

    12. Edhy Prabowo
    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo irit bicara ketika ditanya oleh awak media mengenai kedatangannya ke Istana Negara. Edhy juga menolak menjelaskan lebih jauh, meski Prabowo mempersilakan dia menanggapi pertanyaan.

    "Nanti Pak Presiden (Jokowi) yang akan menyampaikan," ujar Edhy yang digadang-gadang menjadi Menteri Pertanian.

    Mantan atlet nasional Pencak Silat tersebut adalah anggota DPR RI periode 2009-2014 di Komisi VI, periode 2014-2019 sebagai Ketua Komisi IV (pertanian dan kehutanan), serta peridoe 2019-2024.

    DIAS PRASONGKO | DEWI NURITA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.