Densus 88 Cokok AH yang Pernah Sembunyikan Penusuk Wiranto

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satuan Densus 88 Antiteror menggeledah sebuah rumah seorang terduga teroris di Tambun, Bekasi, Ahad, 13 Oktober 2019. Tempo/Adi Warsono

    Satuan Densus 88 Antiteror menggeledah sebuah rumah seorang terduga teroris di Tambun, Bekasi, Ahad, 13 Oktober 2019. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri meringkus tiga terduga teroris dalam jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang salah satunya terkait dengan penusuk Wiranto, Abu Rara alias SA.

    Ketiga orang tadi adalah IU, 43 tahun, LH (41), dan AH (27).

    "Keterlibatan AH ini, dia menyembunyikan teroris SA yang beberapa waktu lalu ditangkap," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 21 Oktober 2019. 

    Menurut Asep, AH berperan penting dalam kelompok teroris JAD Lampung. AH diduga memiliki hubungan dengan sejumlah pimpinan JAD di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jambi.

    Abu Rara diidentifikasi sebagai jaringan JAD Bekasi, Jawa Barat. dia menusuk Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, beberapa waktu lalu.

    Asep menerangkan bahwa IU, LH, dan AH telah berbaiat bergabung dengan ISIS dan pernah melakukan i'dad atau latihan militer bersama terduga teroris bernama Misgianto.

    "Mereka sudah menyiapkan aksi teror. Secara keseluruhan punya target tetap thogut, yakni aparat keamanan khususnya Kepolisian."

    Penangkapan tiga pelaku terorisme itu menambah daftar panjang orang yang diringkus setelah penusukan Wiranto, yakni 10-17 Oktober 2019. Total sudah 43 terduga teroris yang ditangkap Densus 88. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.