Jokowi Panggil Calon Menteri, Pengamat Prediksi Prabowo Termasuk

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto saat menghadiri Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berfoto saat menghadiri Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan didapuk menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jika terjadi, artinya sinyal yang dikirimkan Prabowo berupa kisah Abraham Lincoln dan William Seward akan terwujud.

    "Saya merasa yakin Prabowo masuk karena ada beberapa sinyalemen kuat. Ada tanda-tanda alam," kata Adi kepada Tempo, Senin, 21 Oktober 2019.

    Salah satu sinyalemen kuat menurut Adi adalah Gerindra tak mendapatkan satu pun kursi ketua komisi di alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat. Padahal Gerindra merupakan partai dengan perolehan kursi ketiga terbanyak di pemilihan legislatif 2019.

    Gerindra hanya mendapatkan kursi ketua Badan Legislasi dan ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), serta sembilan wakil ketua. Menurut Adi, Gerindra tak mungkin menyerah begitu saja melepas kursi ketua komisi. "Ini bukan perkara gampang. Biasanya pemenang ketiga itu mendapat jabatan strategis. Ini yang kemudian, saya merasa Gerindra terutama Prabowo akan didapuk menjadi menteri," kata dia.

    Hari ini Presiden Jokowi memanggil calon-calon menterinya ke Istana Negara. Beberapa nama yang sudah hadir di antaranya Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Tetty Paruntu, dan Tito Karnavian.

    Gerindra sebelumnya disebut-sebut mengincar kursi Menteri Pertahanan untuk Prabowo dan Menteri Pertanian untuk Edhy Prabowo. Sejumlah elite Gerindra berkali-kali menampik disebut mengincar posisi tertentu di kabinet Jokowi.

    Menurut Adi, jika sudah mendapat kursi menteri pertahanan, kemungkinan Gerindra tak akan mendapatkan portofolio kementerian lain. Sebab, kata dia, kursi Menteri Pertahanan merupakan posisi yang tinggi dan bisa dianggap setara dua kementerian lain. "Menhan itu call yang sangat tinggi. Kalau sudah dapat Menhan, kemungkinan ya cuma itu," ucapnya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.