Waketum Gerindra Sebut Jokowi Undang Prabowo ke Istana

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. Kedua kontestan Pilpres 2019 itu sepakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan di Indonesia. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. Kedua kontestan Pilpres 2019 itu sepakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan di Indonesia. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan ketua umum partainya, Prabowo Subianto, mendapat undangan dari Presiden Joko Widodo untuk datang ke Istana. Namun Dasco tak merinci kapan tepatnya pertemuan itu dijadwalkan.

    "Saya belum tahu apakah hari ini atau besok. Yang saya dengar pasti memang ada undangan ke Istana," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.

    Dasco mengaku baru mendengar undangan untuk Prabowo. Dia belum bisa memastikan ada panggilan untuk Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo. "Yang saya dengar baru itu untuk Prabowo," kata dia.

    Sebelumnya, beredar informasi Prabowo diundang ke Istana sore ini. Prabowo disebut-sebut bakal menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi.

    Sejak pagi tadi, Jokowi memang tengah memanggil sejumlah kandidat menteri yang akan mengisi kabinet jilid II pemerintahannya nanti. Beberapa nama yang sudah hadir adalah Mahfud MD, Nadiem Makarim, Erick Thohir, Tito Karnavian, dan Airlangga Hartarto.

    Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang tadi juga hadir di Istana, Jokowi akan melantik kabinetnya pada Rabu, 23 Oktober nanti. "Saya diminta membantu beliau untuk menjadi salah seorang menteri yang kalau tidak salah bakal dilantik besok lusa. Rabu pagi disuruh kumpul di sini," katanya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.