Isu akan Menkumham Lagi, Yasonna Laoly: Di Mana Saja Siap

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan atau Menkumham kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi mulai 1 Oktober 2019. Pengunduran diri tersebut berkaitan dengan terpilihnya Yasonna sebagai anggota DPR Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sumatera Utara. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan atau Menkumham kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi mulai 1 Oktober 2019. Pengunduran diri tersebut berkaitan dengan terpilihnya Yasonna sebagai anggota DPR Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sumatera Utara. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari PDI Perjuangan Yasonna Laoly enggan mengomentari isu dirinya bakal kembali mengisi jabatan lamanya sebagai Menteri Hukum dan HAM lagi. Yasonna mengatakan hanya bisa menunggu saja.

    "Aduh kita ini ngikut aja, di mana saja kita siap bekerja," kata Yasonna sebelum pelantikan presiden-wakil presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Yasonna menjawab sambil terburu-buru saat hendak menyambut kedatangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Aduh aku nunggu Ibu ini," kata dia.

    Ditanya lebih lanjut soal isu lain bahwa dirinya menjadi kandidat ketua Komisi Hukum DPR, Yasonna juga tak mau berkomentar banyak. "Mana saja, sama saja," ujarnya. Dia mengaku belum tahu penugasan yang akan diberikan Megawati. "Kita tenang-tenang saja dulu."

    PDIP dikabarkan masih mengincar posisi Menkumham. Dalam beberapa kesempatan, Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto  melempar sinyal soal posisi menteri untuk Yasonna.

    "Infonya Pak Yasonna (Ketua Komisi III), ya, kalau nanti jadi menteri lagi piye? Lah iya, kalau jadi menteri lagi gimana? Kita kan enggak tahu, kita enggak tahu lapangannya kayak apa," kata Bambang beberapa waktu lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.