Pelantikan Presiden Molor Satu Jam

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih Republik Indonesia, Joko Widodo berjalan sembari melambaikan tangan ke arah relawan saat bersiap menuju gedung DPR RI untuk melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan di Depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Presiden terpilih Republik Indonesia, Joko Widodo berjalan sembari melambaikan tangan ke arah relawan saat bersiap menuju gedung DPR RI untuk melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan di Depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaPelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR/MPR hari ini berlangsung tak sesuai jadwal dan molor sekitar satu jam. Pelantikan yang semula dijadwalkan pukul 14.30, baru dimulai sekitar pukul 15.30, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Pantauan Tempo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru tiba di ruangan pelantikan sekitar pukul 15.28. Jokowi tiba beriringan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Di belakang Jokowi, tampak Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin.

    Sesaat setelah mereka masuk ke ruangan pelantikan, acara langsung dimulai. Pelantikan digelar di Gedung Kura-kura MPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan.

    Sejumlah tokoh hadir di pelantikan Jokowi-Ma'ruf ini. Keluarga pasangan presiden dan wakil presiden ini juga ikut mendampingi.

    Tiga Jokowi yakni; Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep tampak hadir. Kahiyang juga tampak ditemani suaminya, Bobby Nasution.

    Selain anak-anak Jokowi, anak-anak Wakil Presiden Terpilih Ma'ruf Amin juga tampak mendampingi pelantikan ayahandanya. Pantauan Tempo, hadir Syauqi Ma'ruf Amin, Siti Ma'rifah, Siti Azizah, dan anak-anak Ma'ruf lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.