Tempat Pelantikan Presiden Dihiasi Bunga Berwajah Jokowi-Ma'ruf

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung DPR-MPR bersolek menyambut pelantikan Presiden Jokowi - Ma'ruf Amin. (Foto/Dewi Nurita)

    Gedung DPR-MPR bersolek menyambut pelantikan Presiden Jokowi - Ma'ruf Amin. (Foto/Dewi Nurita)

    TEMPO.CO, Jakarta - Akses menuju lokasi tempat pelantikan presiden dihiasi bunga berwajah presiden-wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Gedung Nusantara, Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019. Hiasan bunga didominasi warna putih, dan wajah Jokowi-Ma'ruf yang sedang tersenyum digambarkan dengan bunga berwarna merah.

    Hiasan bunga menampilkan wajah Jokowi-Ma'ruf itu ditempatkan di antara tangga berjalan di lantai 1 Gedung Nusantara. Eskalator itu biasanya digunakan untuk akses menuju Ruang Rapat Paripurna yang berada di lantai 3 Gedung Nusantara.

    Akses menuju Gedung Nusantara tempat pelantikan Presiden masih dijaga Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), dengan pengamanan ketat. Akses orang untuk menuju maupun keluar Gedung Nusantara masih sangat terbatas untuk dilalui.

    Kompleks gedung DPR/MPR steril dari karangan bunga ucapan selamat, pada hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin. Jalan masuk VVIP di Gedung Nusantara tempat Sidang Paripurna Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Masa Jabatan 2019-2024, dipasangi karpet merah.

    Pada Ahad pagi, wartawan masih diizinkan mengambil gambar jalur masuk VVIP itu. Di kiri dan kanan jalur VVIP yang dipasangi karpet merah terdapat ornamen bunga mawar merah dan putih, serta bunga kamboja.

    Akan halnya tempat parkir VVIP, lowong. Hanya terlihat sejumlah plang penanda parkir khusus presiden-wapres terpilih dan para tamu negara.



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.