Wapres Cina ke Solo Sebelum Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Cina Wang Qishan menghadiri jamuan makan malam di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Jum'at malam18 Oktober 2019. Kunjungan ke Solo dilakukan sebelum dia menghadiri pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden di Jakarta. (FOTO:AHMAD RAFIQ)

    Wakil Presiden Cina Wang Qishan menghadiri jamuan makan malam di rumah dinas Wali Kota Surakarta, Jum'at malam18 Oktober 2019. Kunjungan ke Solo dilakukan sebelum dia menghadiri pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden di Jakarta. (FOTO:AHMAD RAFIQ)

    TEMPO.CO, Surakarta - Wakil Presiden Cina Wang Qishan berkunjung ke Kota Solo, Jumat, 18 Oktober 2019. Kunjungan itu dilakukan sebelum dia menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin pada Ahad, 20 Oktober 2019.

    Di kota kelahiran Jokowi itu, \Wang Qishan dijamu oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemun dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Mereka makan malam yang digelar di rumah dinas Wali Kota Surakarta.

    Menurut Taj Yasin, Wang Qishan akan menjadi tamu dalam acara pelantikan Jokowi di Jakarta. "Sebelum menghadiri acara itu, beliau ingin melihat kota kelahiran Pak Jokowi," kata Taj Yasin usai jamuan makan tersebut.

    Selain itu, Wang Qishan juga menyempatkan berkunjung ke situs purbakala Museum Sangiran yang terletak di Kabupaten Sragen. "Beliau tertarik berkunjung karena ada kesamaan manusia purba di Sangiran dengan manusia purba yang ada di Cina," katanya.

    Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan bahwa Wang Qishan sempat memuji keindahan Kota Solo. "Beliau bilang kalau Kota Solo sangat bersih," katanya. Menurut dia, Wang sempat menikmati pemandangan kota itu dari salah satu gedung berlantai 20.

    Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pejabat dari negara sahabat akan hadir dalam pelantikan Presiden Jokowi. Beberapa diantaranya adalah Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong; Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad; serta Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.