Hasto Sebut PDIP Paling Banyak Dapat Menteri di Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Pimpinan MPR mengantarkan surat undangan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/Subekti.

    Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Oktober 2019. Pimpinan MPR mengantarkan surat undangan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan jatah menteri paling banyak untuk mereka.

    "Semua kementerian penting dan strategis tapi yang jelas PDIP paling banyak," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto lewat keterangan tertulis pada Jumat, 18 Oktober 2019.

    PDIP, kata Hasto, mempersilakan Presiden Jokowi menentukan waktu yang tepat mengumumkan kabinet. Berdasarkan UU No 39 Tahun 2008, pembentukan kementerian paling lama 14 hari kerja sejak presiden mengucapkan sumpah atau janji.

    "Presiden Jokowi yang paling tahu kapan momentumnya. Presiden punya waktu yang cukup tapi kita tahu karakter Pak Jokowi yang mau kerja cepat. Kalau mengikuti informasi beliau paling lambat Rabu," kata Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.