Besok KSP Bubar, Ini Kesan Moeldoko Selama Memimpinnya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Ketua Projo Budi Arie Setiadi melakukan konferensi pers terkait perayaan di acara pelantikan presiden, di Gedung Bina Graha, Jakarta, 16 Oktober 2019. Tempo/Friski Riana

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Ketua Projo Budi Arie Setiadi melakukan konferensi pers terkait perayaan di acara pelantikan presiden, di Gedung Bina Graha, Jakarta, 16 Oktober 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal purnawirawan, Moeldoko menyampaikan kesan-kesannya selama menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Moeldoko diangkat menjadi KSP sejak 17 Januari 2018 dan akan berakhir masa jabatannya pada Sabtu, 19 Oktober 2019.

    Ia mengatakan bekerja di Kantor Staf Presiden memberikan warna baru dalam pekerjaan. Saat menjabat sebagai Panglima TNI, Moeldoko mengaku bekerja di lingkungan yang homogen, lingkungan yang berbeda dengan KSP.

    "Di KSP saya bekerja dalam kondisi heterogen, berbagai warna, maksudnya warna pekerjaan, bukan warna partai politik. Tapi warna pekerjaan ini memperkaya saya," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Moeldoko ingat bahwa di awal menjabat sebagai KSP, ia merasa seperti sedang loncat ke dalam kolam renang namun tak bisa berenang. Ia ditanya berbagai macam persoalan negara oleh awak media. Padahal, ia saat itu belum memahami isu-isu negara.

    "Tapi alhamdulillah saya bisa mencoba memahami dalam waktu cepat dan menurut saya kurang lebih 2-3 bulan saya sudah mulai lancar ngomong, karena saya sudah mulai memahami berbagai hal," kata Moeldoko.

    Persoalan negara, kata Moeldoko, sangat lah luas dan tidak mudah memahaminya. Di KSP, ia mengaku kerap menemui kompleksitas yang luar biasa. Tetapi, berkat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para awak media, Moeldoko mengaku hal itu membuatnya menjadi belajar.

    "Saya memahami pertanyaan-pertanyaan, masih ada komplain jawaban muter-muter, ya, memang begitu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.