Gubernur Jabar Paparkan Kemajuan Dua Tahun Citarum Harum

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dua tahun penanganan DAS Citarum di gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (17/10/19).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dua tahun penanganan DAS Citarum di gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (17/10/19).

    INFO NASIONAL — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memaparkan kemajuan Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum alias Citarum Harum dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dua Tahun Penanganan DAS Citarum di Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Citarum Harum mengalami banyak kemajuan setelah dua tahun berjalan. Mulai dari penanganan limbah industri, pemantauan kualitas air, sampai penanganan sampah di DAS Citarum.

    "Progres perbaikan sudah mencapai angka sekira 30 persen dari target. Di akhir 2023, progres harus sudah mendekati target (100 persen)," kata Emil saat ditemui usai rapat di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

    Emil mengatakan, salah satu tantangan Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum adalah lahan kritis atau lahan tidak produktif. Ada 60.000 hektare lahan kritis di luar kawasan hutan.

    "Kita butuh 24 juta pohon untuk ditanam. Semoga itu terselesaikan dengan kolaboratif," ucap Emil.

    Dalam rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Emil mengusulkan agar pencairan bantuan dana 100 juta dollar Amerika atau kurang lebih Rp 1,4 triliun dari Bank Dunia dipercepat untuk menyelesaikan persoalan sampah Sungai Citarum.

    "Untuk pencairan dana Bank Dunia dipercepat agar program-program kita bisa dilaksanakan," katanya.

    Emil berharap rapat koordinasi seperti ini rutin digelar karena persoalan DAS Citarum sangat kompleks. Tujuannya, agar soliditas semua pihak yang terlibat dalam program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum terjaga.

    "Citarum sangat kompleks, kalau jarang rapat akan banyak miss komunikasi. Jadi, kita rutinkan dan tiap akhir tahun kita lapor ke presiden," kata Emil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.