Prabowo Kumpulkan Elite Gerindra di Kertanegara

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berpamitan dengan  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga usai menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gestur Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berpamitan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga usai menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah elite partai di rumahnya di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengaku diundang untuk berdiskusi. "Saya diundang untuk diskusi. Ada beberapa hal yang mau dibicarakan," kata Edhy di lokasi, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Edhy tiba pukul 18.10 WIB bersama Supratman Andi Agtas, politikus Gerindra yang juga mantan Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat.

    Sebelum keduanya, Ketua Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya, organisasi sayap Partai Gerindra, Musa Bangun dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad lebih dulu tiba. Menurut informasi, sudah hadir pula anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri.

    "Enggak ada apa-apa, cuma sebentar saya paling lima belas menit," kata Dasco saat ditanya tujuan kedatangannya.

    Prabowo hari ini juga merayakan ulang tahunnya yang ke-68. Di depan rumah peninggalan orang tua Prabowo itu sudah terpajang sejumlah karangan bunga berisi ucapan ulang tahun dari sejumlah tokoh.

    Di antaranya dari Sandiaga Uno, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo, dan lainnya. "Iya saya sekalian mau ucapin selamat ulang tahun," kata Edhy Prabowo. Rombongan Prabowo tiba pada pukul 18.23 WIB di Jalan Kertanegara Nomor 4 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.