Mengklaim Diundang Jokowi, PKS: Kami Oposisi, Tak Mau Cawe-cawe

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon anggota parlemen dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkostum super hero robot saat kampanye di Stadion Sidolig, Bandung, Kamis, 11 April 2019. Sebanyak 245.000 kandidat akan bertarung memperebutkan kursi  parlemen serentak dengan pemilihan Presiden di seluruh Indonesia secara serentak. TEMPO/Prima Mulia

    Calon anggota parlemen dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkostum super hero robot saat kampanye di Stadion Sidolig, Bandung, Kamis, 11 April 2019. Sebanyak 245.000 kandidat akan bertarung memperebutkan kursi parlemen serentak dengan pemilihan Presiden di seluruh Indonesia secara serentak. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pipin Sopian, mengklaim partainya sempat dilobi untuk bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelang pelantikan presiden.

    Pipin menyebut, Mensesneg Pratikno yang menyampaikan pesan kepada Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid bahwa Jokowi mengundang Presiden PKS Sohibul Iman untuk bertemu.

    "Ketika dilobi, kapan PKS bersedia bertemu Pak Jokowi, jawaban kami nanti saja setelah pelantikan dan penetapan kabinet," ujar Pipin di kantor Parameter Politik Indonesia, Jakarta Selatan pada Kamis, 17 Oktober 2019.

    Menurut Pipin, partainya tidak mau bertemu Jokowi untuk saat ini kami tidak ingin memunculkan spekulasi bahwa PKS akan mendukung pemerintah. "Kami tegas oposisi, kami tidak mau cawe-cawe. Kami juga menghargai jerih payah koalisi Jokowi, silakan berbagi kue kekuasaan, dan biarkan kami tetap di luar," ujar Ketua DPP PKS ini.

    Menjelang pelantikan presiden, Jokowi kerap didatangi sejumlah ketua umum partai di luar koalisi. Misalnya, pada Kamis pekan lalu, Jokowi menerima kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

    Sehari setelah bertemu SBY, Jokowi didatangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kemudian, pada Senin pekan ini, giliran Ketua Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan yang bertemu Jokowi. Diketahui Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS merupakan partai pendukung Prabowo Subianto dalam pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.