Jokowi akan Bertemu Lagi dengan Ketua Umum Partai Koalisi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019. Pertemuan tersebut membahas amandemen Undang-Undang 1945, koalisi, situasi ekonomi dan politik. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019. Pertemuan tersebut membahas amandemen Undang-Undang 1945, koalisi, situasi ekonomi dan politik. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan bertemu lagi dengan para ketua umum partai koalisi pada Kamis, 17 Oktober 2019.

    "Infonya partai yang belum diajak bertemu, hari ini bertemu," ujar Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan pada Kamis, 17 Oktober 2019.

    Tiga hari menjelang pelantikan presiden-wakil presiden, Jokowi bertemu dengan para ketua umum partai koalisi secara intensif. Pada Rabu, 16 Oktober 2019, Presiden bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Istana.

    PPP sendiri menyatakan belum bertemu Jokowi menjelang pelantikan presiden ini untuk memastikan jatah di kabinet. "Saya yakin ada ketua umum parpol yang 1-2 hari kemarin berkomunikasi dengan bapak presiden. Dan dalam 1-2 hari ke depan, PPP akan diajak berkomunikasi," ujar Arsul.

    Arsul mengatakan, PPP sampai saat ini baru diberitahu ihwal perkiraan jumlah portofolio menteri. Tetapi belum ditentukan portofolio mana dan siapa yang akan menempati posisi itu. "Jadi, ya, kami sabar-sabar saja lah. Nanti kalau mendesak-desak malah enggak dikasih sama Pak Jokowi," ujar Arsul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.