Jokowi Masih Bisa Keluarkan Perpu KPK pada 17 Oktober

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perempuan Anti Korupsi (PAI) menyatakan sikap dukungan Perpu KPK dengan menerbitkan surat terbuka kepada  Presiden Joko Widodo di Gedung Merah Putih, Jakarta pada Selasa 15 Oktober 2019. Tempo/Halida Bunga

    Perempuan Anti Korupsi (PAI) menyatakan sikap dukungan Perpu KPK dengan menerbitkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo di Gedung Merah Putih, Jakarta pada Selasa 15 Oktober 2019. Tempo/Halida Bunga

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bisa mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perpu KPK bersamaan dengan tanggal berlakunya revisi UU KPK yaitu Kamis, 17 Oktober 2019.

    "Dulu zaman Pak SBY Perpu Pilkada dikeluarkan pada hari UU nya berlaku. Kayak besok. Jadi sikap saya masih menunggu dan berusaha dengan segala cara untuk mendorong Perpu," kata Bivitri kepada Tempo pada Rabu, 16 Oktober 2019.

    Bivitri berharap Presiden bisa segera meneken perpu apabila sudah menyiapkan draf aturan tersebut. "Jadi begitu tanda tangan, perpu itu langsung diundangkan dan punya efek pada UU KPK yang baru," ujarnya.

    Menurut Bivitri, sebenarnya ada dua skenario penerbitan Perpu KPK. Pertama, Jokowi meneken revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi lalu langsung menerbitkan Perpu.

    Skenario kedua, Jokowi tidak meneken revisi UU KPK tapi tetap mengeluarkan perpu. Memang dalam aturan perundang-undangan, UU akan tetap berlaku 30 hari setelah disahkan dalam rapat paripurna. Untuk kasus revisi UU KPK, aturan ini akan mulai berlaku 17 Oktober 2019. 

    Menurut dia, pilihan kedua adalah pilihan yang lebih baik. "Bagus karena lebih konsisten, dia enggak tandatangan menyatakan ketidaksetujuannya, kemudian langsung keluarkan Perpu," ujarnya.

    Hingga saat ini, Jokowi belum angkat bicara soal Perpu KPK. Ia lebih memilih bungkam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.