OTT KPK, Sejumlah Ruang Kerja di Kantor Wali Kota Medan Disegel

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai KPK menunjukan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Indramayu Supendi, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

    Pegawai KPK menunjukan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Indramayu Supendi, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Medan - Sejumlah ruangan di Kantor Wali Kota Medan, di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara disegel dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Ruangan yang disegel adalah ruang kerja Wali Kota Medan dan ruang kerja Sub Bagian Protokoler. "Disegel sejak tadi malam menjelang pagi," kata petugas Satpol PP yang berjaga, Rabu, 16 Oktober 2019.

    KPK menyita barang bukti uang sekitar Rp200 juta dalam OTT. "Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah beberapa kali," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta. Tim penyelidik sedang mendalami kasus ini lebih lanjut.

    Dari OTT KPK yang dilakukan Selasa malam, sampai Rabu dini hari, 15-16 Oktober di Medan itu, tujuh orang dicokok. Mereka adalah kepala daerah/wali kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, protokoler, ajudan wali kota, dan swasta.

    Wali Kota Dzulmi Eldin sudah dibawa ke Jakarta pukul 06.00 tadi. Sedangkan enam orang lainnya masih diperiksa di Polrestabes Medan.


    ANTARA | HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.