Isu Kandidat Menteri, Budi Gunawan: Alhamdulillah Masih Dipercaya

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkominfo Rudiantara (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 5 Maret 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Menkominfo Rudiantara (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 5 Maret 2018. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta-Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan menanggapi isu dirinya menjadi kandidat menteri di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ditemui seusai rapat koordinasi pelantikan presiden-wakil presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019, Budi melontarkan lima kata menjawab pertanyaan wartawan mengenai desas-desus tersebut.

    "Alhamdulillah masih dipercaya," katanya. "Belum," kata Budi lebih lanjut saat ditanya apakah sudah pernah diajak bicara oleh Jokowi terkait posisi menteri.

    Nama Budi Gunawan disebut-sebut akan menjadi salah satu menteri Jokowi di kabinet jilid II nanti. Sumber Tempo menyebut Budi diproyeksikan menjadi Menteri Dalam Negeri.

    "Kalau tidak mau, Syafruddin (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) yang jadi Mendagri," kata sumber itu.

    Budi juga menanggapi singkat informasi bahwa dirinya ikut menjaring kandidat menteri untuk diajukan ke Jokowi. Dia berujar, "Amin," lalu masuk ke mobil dan meninggalkan Kompleks Senayan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.