Kemenristekdikti Hadirkan Inovasi Karya Anak Bangsa di Pameran I3E 2019

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemenristekdikti menggelar pameran I3E pada 3 - 6 Oktober 2019, di Jakarta Convention Center.

    Kemenristekdikti menggelar pameran I3E pada 3 - 6 Oktober 2019, di Jakarta Convention Center.

    INFO NASIONAL — Sejak 2015, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan (Kemenristekdikti) telah melaksanakan program pengembangan wirausaha rintisan berbasis teknologi serta mengenalkan hasil penelitian Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang) yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri. Harapannya, hasil inovasi dari para inovator ini benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat dan menumbuhkan sektor industri, khususnya menjawab tantangan serta peluang di era revolusi industri 4.0.

    Guna mendukung hal tersebut, Kemenristekdikti kembali menggelar pameran I3E pada 3-6 Oktober 2019 lalu di Jakarta Convention Center yang bertujuan mempromosikan produk-produk inovasi teknologi hasil karya anak bangsa kepada masyarakat luas. Pameran I3E tahun ini merupakan yang kelima berturut-turut sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2015.

    Pameran tersebut menghadirkan inovasi teknologi dari perusahaan rintisan maupun hasil penelitian dari Lemlitbang yang diyakini akan mampu menarik perhatian calon konsumen maupun investor.

    Selain memamerkan hasil-hasil inovasi, ajang I3E tahun ini juga melakukan kegiatan lainnya seperti seminar binis dan teknologi, speed dating, talkshow bisnis, bisnis coaching, dan kompetisi ide teknologi. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan bahwa hilirisasi hasil produk penelitian dan pengembangan menuju komersialisasi akan meningkatkan produktivitas industri.

    Dengan adanya hilirisasi hasil inovasi teknologi menuju komersialisasi, maka akan menghasilkan banyak manfaat seperti munculnya produk-produk baru.

    "Kemenristekdikti sejak tahun 2015 telah melaksanakan program pengembangan wirausaha rintisan berbasis teknologi dan hasil Lemlitbang yang dimanfaatkan industri. Lima tahun terakhir ini, Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti sudah melakukan pembinaan dan pengembangan start up teknologi yang berasal dari perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, industri, serta masyarakat umum," ujar Mohamad Nasir.

    Menurut Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Kemenristekdikti, Retno Sumekar, pada 2015 peserta pameran I3E hanya berjumlah 54 peserta. Pada 2016, peserta pameran meningkat menjadi 130an peserta, 2017 menjadi 158 peserta, 2018 sebanyak 300 peserta, dan pada 2019 menembus 400 peserta.

    “Peserta pameran I3E 2019 semakin meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung juga semakin banyak, dan semakin banyak investor yang tertarik. Ada produk-produk dari start up yang sudah laku dijual. Tahun ini saya semakin bahagia karena inovasi tersebut memang diminati. Di sini kami menampilkan start up yang inovasi dan produknya mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Retno. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.