Buntut Cuit Penusukan Wiranto, Hanum Rais Absen di DPRD

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais usai menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet, di Polda Metro Jaya, Senin, 27 Maret 2019, TEMPO/Taufiq Siddiq.

    Putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais usai menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet, di Polda Metro Jaya, Senin, 27 Maret 2019, TEMPO/Taufiq Siddiq.

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Hanum Rais atau Hanum Salsabila Rais, putri Amien Rais dan anggota DPRD Provinsi Yogyakarta, tak kunjung muncul di publik setelah cuitan akunnya di Twitter tentang penusukan Wiranto menuai masalah.

    Hanum Rais juga anggota Komisi B DPRD dan Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, dia tak hadir dalam Rapat Paripurna DPRD kemarin, Senin, 14 Oktober 2019.

    "Kalau kemarin beliau (Hanum Rais) sudah memberi kabar ke fraksi, tak bisa datang rapat paripurna karena mendadak anaknya anget (sakit demam)," ujar anggota Staf Fraksi PAN, Riskan, kepada Tempo di Gedung DPRD Provinsi Yogyakarta siang ini, Selasa 15 Oktober 2019.

    Riskan menunjukkan pesan singkat dari Hanum yang dikirim melalui telepon genggam. Menurut dia, dengan kondisi anaknya yang masih sakit penulis novel 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' tersebut diperkirakan berada di rumahnya di Yogya.

    "(Hanum Rais) kemungkinan besar masih di Yogya, karena menjaga anaknya."

    Hanum Rais dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena di Twitter dia menyebut penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto hanya rekayasa.

    Riskan menuturkan memang Hanum belum berencana memberi keterangan soal kasus yang melilitnya. Dia mentaati imbauan pengurus pusat PAN untuk menahan diri untuk tak berkomentar agar tak makin memicu polemik.

    "Instruksi dari pusat (untuk Hanum) diminta stay low," ujar Riskan.

    Riskan menduga Hanum Rais akan hadir siang ini di Kantor DPRD untuk rapat kemitraan Komisi B dan pimpinan fraksi.

    Adapun Ketua PAN Provinsi Yogyakarta Nazaruddin mengatakan belum berkomunikasi dengan Hanum Rais soal kasus Wiranto. Menurut dia, kasus itu ranah pribadi sehingga partai tak campur tangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.