Hasto: Megawati Minta Puan Maharani Tengok Wiranto

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai menemani Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan antara PDIP dan Departemen Internasional Partai Komunis Cina di Hotel Mandarin, Jakarta, 18 September 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, usai menemani Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan antara PDIP dan Departemen Internasional Partai Komunis Cina di Hotel Mandarin, Jakarta, 18 September 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Menko Polhukam Wiranto dari hari ke hari.

    "Beliau terus melakukan monitoring terhadap perkembangan kesehatan dari Pak Wiranto," kata Hasto, usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin.

    Menurut Hasto, Megawati sekarang ini masih berada di Bali sehingga belum bisa menengok Wiranto secara langsung.

    Meski demikian, kata dia, Megawati telah menugaskan dirinya bersama Puan Maharani untuk memantau secara langsung perkembangan kesehatan Wiranto di RS.

    "Jadi, Mbak Puan dan saya akan ditugaskan langsung untuk melihat dengan mata kepala kami sendiri, terhadap kondisi beliau (Wiranto)," katanya.

    Hasto juga menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Wiranto sudah berangsur membaik, misalnya sudah mulai belajar berjalan dan bisa diajak berkomunikasi.

    Ia menegaskan Wiranto sebagai Menko Polhukam adalah sosok yang menjadi simbol kebijakan terkait dengan politik, hukum, dan keamanan di Indonesia.

    "Berbagai upaya yang melakukan perlawanan terhadap negara dan simbol-simbol negara tidak boleh dibiarkan," kata Hasto.

    Menkopolhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.

    Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.