Dahnil Benarkan Rencana Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto ikut menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Prabowo Subianto ikut menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan ada rencana pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh. Rencana ini diawali saat sepuluh pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat bertandang ke rumah Prabowo, Jumat, 11 Oktober 2019.

    “Ya kemarin memang Wakil Ketua MPR dari NasDem Bu Riri (Lestari Moerdijat) ketika berbincang dengan Pak Prabowo ada rencana begitu,” ujar Dahnil saat dihubungi, Sabtu, 12 Oktober 2019.

    Namun, Dahnil menambahkan hingga saat ini kepastian dari rencana tersebut belum jelas.

    Kabar tersebut juga disebut oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat NasDem Irma Suryani Chaniago. Ia mengatakan Surya Paloh akan bertemu dengan Prabowo. Ia juga mengaku telah bertukar kabar dengan Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria soal rencana tersebut.

    “Insya Allah beliau berdua pastinya akan bertemu. Cuma soal kapan bertemunya, kami tunggu ajalah,” ujar Irma di diskusi Polemik di D’consulate lounge, Jalan Wahid Hasyim, Sabtu, 12 Oktober 2019.

    Pasca pertemuan Prabowo dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, sinyal Gerindra masuk ke koalisi pemerintah semakin terang. Adapun NasDem, kata Irma, tak masalah apabila Gerindra masuk ke koalisi pemerintah.

    Namun ia memberikan syarat, fungsi check and balance tetap ada, agar kontrol terhadap pemerintah tetap berjalan. Ia mengaku khawatir bila tak ada check and balance, akan ada aksi demonstrasi lagi atau yang ia sebut sebagai parlemen jalanan. “Maka kemudian NasDem selalu berpikir bahwa ada check and balance yang dilakukan oleh partai oposisi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.